Dalam rasa yang terpendam... melihat mereka... mendengar mereka... refleks ku lontarkan senyum itu tanpa membantah atau mengatakan yang sejujurnya ingin sekali ku katakan. Entah mengapa tak dapat ku lawan!? Aku sakit dengan keadaan ini. Hatiku seperti kucing yang mengambil ikan dengan diamdiam... tersembunyi!
Hanya dengan ini ku dapat sampaikan... melihatmu bahagia, aku tersenyum... melihat mereka bahagia karenamu, aku tersenyum... walau sakit, hati kurasa... mungkin dirimu tak kan pernah mengerti mengapa? Dan apa? Bahkan mengetahui rasa ini pun kecil kemungkinan. Sayang ini teramat besar untukmu... semua ku lakukan untukmu... tanpa kau tahu, aku yang selalu berusaha menjadi yang terbaik di matamu. Aku yang berusaha berkorban untukmu! Pernahkah kau lihat itu? Perhatikanku? Mengingatku? Entah~
Tak kuasa aku ledakkan, aku yang mencintaimu... aku yang merindukanmu... dan kini, aku pula yang tersiksa... aku yang TERSIKSA! Aku... aku yang tak mampu menyatakan kepadamu... yang tak mampu memanggilmu... yang kelu saat menyebut namamu... yang tak mampu menggapaimu... yang sadar akan kekecilan artiku dalam hidupmu... tersenyum dalam tangis yang selalu menghampiri jiwa ketika bintang dan bulan mulai menyinari bumi ini. Mengapa? Mengapa mereka hanya menyinari bumi? Kenapa hati ini selalu redup? Kenapa diriku hujan disaat langit biru? Aku... lemah...
Fatamorgana,
dirimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar